Kenalan dengan Chairani Tambunan Si Ibu Mimpi

Mungkin di antara konkawan WPM sudah banyak yang mengenal gadis satu ini. Aktif dengan nickname ‘Ibu Mimpi’, Rani terus berkarya di bidang kerajinan tangan.

Sebelum pertengahan 2013 lalu Rani memutuskan untuk berkutat dalam bisnis kerajinan tangan dream catcher, ia memang sudah lama terjun di bidang kerajinan tangan.

Dream catcher pertama buatan Rani adalah dream catcher yang ia beli saat berkunjung ke Samosir. Ia yang penasaran mengapa harganya bisa sangat murah dan tampilannya yang unik membuatnya membongkar ulang dan membuatnya kembali. Kreatif.

Sejak saat itu Rani mulai mengembangkan usahanya dalam pembuatan dream catcher di Medan.

Rani lebih fokus terhadap pemesanan dream catcher custom atau sesuai keinginan pemesan. Kebanyakan pemesan lebih memilih menggunakan bulu Merak, bulu Burung Hantu atau malah bulu Elang.
.
Hal ini tentu berbeda dengan kebanyakan dream catcher yang menggunakan bulu ayam atau angsa. Dari kisaran harga juga tentu berbeda. Mulai dari yang hanya diameter 3 cm hingga yang diameter 1 meter.

Selain menerima orderan kerajinan tangan, Rani juga diundang untuk mengikuti pameran kerajinan tangan. Di samping ia juga kerap mengisi workshop atau pelatihan. Terutama pelatihan pemberdayaan wanita, dimana ia juga aktif di dalam kegiatan ini. (Berbagai Sumber)

Nah, kalau konkawan WPM tertarik untuk beli atau malah belajar, boleh loh langsung meluncur ke instagramnya di @ibumimpi.

Sukses terus @ibumimpi! Besok-besok kalau buat workshop min diajak ya, mau buat dream catcher sendiri juga ini, hehehe 🙏🤗

Gimana menurut Kawan WPM?